MI Mathla’ul Anwar Sinargading Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

43 Views 0 Shares
Penulis
silvi1994 28 Oktober 2026 • Berita

Bandar Lampung, 28 Oktober 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, MI Mathla’ul Anwar Sinargading menyelenggarakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi, dewan guru, serta staf MI Mathla’ul Anwar Sinargading dengan penuh semangat dan khidmat.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum penting untuk mengenang semangat perjuangan para pemuda Indonesia yang telah berikrar untuk bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, yaitu Indonesia. Semangat tersebut menjadi pengingat bagi generasi muda, khususnya peserta didik, untuk terus menjaga persatuan, menghargai perbedaan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.

 

Upacara Dilaksanakan dalam Dua Sesi

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di MI Mathla’ul Anwar Sinargading dilaksanakan dalam dua sesi. Pembagian sesi ini disesuaikan dengan jadwal masuk peserta didik, mengingat kegiatan pembelajaran di madrasah terbagi menjadi kelas pagi dan kelas siang.

Sesi pertama dilaksanakan pada pagi hari dan diikuti oleh peserta didik kelas 1A, 1B, kelas 2, kelas 4, dan kelas 6. Bertindak sebagai pembina upacara pada sesi pagi adalah Ibu Eva Fikriyah HD, S.Si., selaku Kepala MI Mathla’ul Anwar Sinargading.

Sementara itu, sesi kedua dilaksanakan pada siang hari dengan peserta upacara yang terdiri atas siswa dan siswi kelas 3, kelas 5A, dan kelas 5B. Pada sesi siang, Ibu Priscilla Apriliya Putri, S.Pd., selaku guru MI Mathla’ul Anwar Sinargading, bertindak sebagai pembina upacara.

Meskipun dilaksanakan dalam dua sesi, seluruh rangkaian kegiatan tetap mengusung semangat yang sama, yaitu menumbuhkan jiwa nasionalisme, memperkuat rasa persaudaraan, dan menanamkan nilai-nilai Sumpah Pemuda kepada seluruh peserta didik.

 

Peserta Mengenakan Pakaian Adat dan Batik

Suasana peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini tampak semakin semarak dengan penggunaan pakaian yang mencerminkan keberagaman budaya Indonesia. Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh madrasah.

Para siswi mengenakan kebaya atau pakaian adat, sedangkan para siswa mengenakan baju batik. Pakaian yang dikenakan para peserta tersebut menjadi salah satu bentuk pengenalan dan penghargaan terhadap kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Keberagaman pakaian yang ditampilkan juga menjadi pengingat bahwa Indonesia memiliki beragam suku, bahasa, adat istiadat, dan budaya. Meskipun memiliki perbedaan, seluruh masyarakat Indonesia tetap bersatu sebagai satu bangsa.

Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat memahami bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk menjalin persaudaraan. Sebaliknya, keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dan dihormati bersama.

Menanamkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme Sejak Dini

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, cinta tanah air, kebersamaan, serta sikap saling menghargai.

Semangat Sumpah Pemuda perlu ditanamkan sejak dini agar peserta didik tumbuh menjadi generasi yang memiliki rasa bangga terhadap bangsa Indonesia. Para siswa juga diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai persatuan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat

.

Di lingkungan madrasah, semangat persatuan dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati antarteman, tidak membeda-bedakan latar belakang, bekerja sama dalam kegiatan pembelajaran, serta menjaga kerukunan dengan seluruh warga madrasah.

Selain itu, peserta didik diharapkan semakin termotivasi untuk belajar dengan sungguh-sungguh, mengembangkan potensi diri, dan meraih prestasi sebagai salah satu bentuk kontribusi nyata bagi masa depan bangsa.

Menguatkan Peran Madrasah dalam Membentuk Generasi Bangsa

Sebagai lembaga pendidikan, MI Mathla’ul Anwar Sinargading memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki karakter yang baik serta semangat kebangsaan yang kuat.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi salah satu upaya madrasah dalam mengintegrasikan nilai-nilai nasionalisme dengan pendidikan karakter. Melalui kegiatan seperti ini, peserta didik diajak untuk mengenal sejarah perjuangan bangsa sekaligus memahami tanggung jawab generasi muda dalam menjaga persatuan Indonesia.

Semangat para pemuda yang telah memperjuangkan persatuan bangsa hendaknya menjadi inspirasi bagi peserta didik untuk terus berkarya, berprestasi, menjaga kerukunan, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Dengan terlaksananya upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, MI Mathla’ul Anwar Sinargading berharap seluruh siswa dan siswi dapat semakin menumbuhkan rasa cinta tanah air, menghargai keberagaman, serta mengamalkan nilai-nilai persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98, 28 Oktober 2026.

Bersatu dalam Perbedaan, Bergerak Bersama untuk Indonesia yang Lebih Baik.

MI Mathla’ul Anwar Sinargading — Mewujudkan Generasi Berilmu, Berakhlak Mulia, dan Cinta Tanah Air.

Diskusi Terbaru

Tinggalkan Balasan

Enlarged Image
Chat
Kirim Pesan

Login

Sistem Autentikasi
Cerdas & Aman

Mengamankan portal utama dengan biometrik dan sandi yang terenkripsi tingkat lanjut.

Masuk Akun

Silakan pilih metode login yang tersedia di bawah ini.